Penyakit demam kuning

0 Comments

“dilansir dari laman Halodoc” penyakit serius yang berpotensi mematikan yang disebarkan oleh nyamuk adalah demam kuningatau yellow fever. Afrika, serta amerika tengah dan negara tropis lainnya paling banyak ditemukan penyakit demam kuning tersebut. Demam yang satu ini sulit untuk ditemukan hanya saja dapat dicegah dengan mendapatkan vaksin demam kuning. Faktor resiko yang dapat menimbulkan penyakit demam kuning. ada beberapa gejala demam kuning yang terbagi menjadi tiga fase. Diantaranya fase inkubasi yang berlangsung selama 1-3 hari setelah terinfeksi virus. Tubuh belum menunjukkan tanda-tanda atau gejala pada fase yang satu ini. Fase berikutnya adalah fase akut yang berlangsung selama3-4 hari dan dapat terjadi pada hari ke-3 atau ke-4 setelah terjadi infeksi. Gejala yang timbul akan menghilang setelah fase akut berakhir dan sebagian besar orang dapat sembuh setelah melalui fase ini. Gejala yang dirasakan, antara lain:

  • Nyeri otot

rasa kaku, kram, tertarik, berat, atau lemah pada otot adalah gambaran dari nyeri otot itu sendiri.

  • Pusing

sensasi seperti melayang, berputar, kliyengan, atau merasa akan pingsan. Hal ini dapat terjadi akibat dari kelelahan atau faktor lainnya sehingga pusing itu timbul dan membuat kualitas badan semakin kurang. Sehingga sangat mudah untuk mengalami penyakit demam kuning.

  • Nyeri kepala

Sensai kepala yang terasa berdenyut, atau seperti terlilit kencang oleh tali.

  • Demam

kondisi ketika suhu tubuh berada di atas angka 38 derajat celsius.

  • Mual dan muntah

Rasa tidak nyaman yang berada dalam perut, baik karena faktor masuk angin atau lainnya.

  • Mata, wajah, lidah kemerahan
  • Nafsu makan berkurang

seseorang lebih jarang merasa lapar, makan lebih sedikit dari biasanya, atau merasa kenyang meskipun baru makan sedikit.

  • Silau terhadap cahaya

Memicingkan mata karena faktor dari sinar matahari yang terlalu menyorot atau lampu ruangan.

Fase berikutnya adalah fase toksik, yang mana dalam gejala ini kembali dirasakan oleh sipengidap akan tetapi dengan tingkat yang lebih serius. Gejala yang timbul antara lain adalah:

  • Gagal hati
  • Denyut jantung lambat
  • Mimisah, gusi berdarah, dan pendarahan dari mata.
  • Nyeri perut
  • Muntah yang disertai darah
  • Penurunan fungsi otak seperti delirium, kejang bahkan koma.

Setelah mengetahui gejala yang disebabkan oleh penyakit demam kuning tersebut. Jangan khawatir karena ada beberapa cara untuk melakukan pencegahan pada demam tersebut. kita dapat melakukan vaksinasi jika ingin pergi pada suatu tempat yang sangat rentan terjadi timbulnya penyakit tersebut. 3-4 minggu sebelum keberangkatan. Satu dosis vaksin demam kuning mampu memberikan perlindungan sedikitnya sampai 10 tahun. Vaksini ini juga aman bila diberikan pada setiap individu mulai dari usia 9 bulan sampai 60 tahun. Akan tetapi ada beberapa kategori sebelum melakukan vaksinasi pada setiap individu. Dan jika kita termasuk pada salah satu kategori tersebut, alangkah baiknya lakukan konsultasi terlebih dahulu pada dokter. Kategori tersebut diantaranya adalah:

  • Diatas umur 60 tahun
  • Bayi kurang daro 9 bulan
  • Alergi berat terhadap protein telur
  • Pernah terinfeksi penyakit demam kuning

Selain vaksinasi, risiko demam kuning juga dapat dicegah dengan cara melindungi diri kita dari gigitan nyamuk. Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk menurunkan risiko gigitan nyamuk, antara lain:

  • Hindari terlalu banyak aktifitas diluar ruangan
  • Gunakan baju lengan panjang sertai juga celana panjang hingga dapat menutupi seluruh tubuh.
  • Pastikan jendela pada rumah kita terdapat kawat nyamuk dan pendingin ruangan.
  • Gunakan losion pengusir nyamuk
  • Gunakan kelambu untuk dapat mengantisipasi nyamuk tersebut[1]

[1] Sumber  referensi Alodokter.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *